|
|
 |
 |
Dec 16, 2007
Setia, andai kau tahu apa yang aku inginkan saat ini, andai kau tahu ku selalu ingin kau ada disisiku, kita selalu terpisah jarak, aku selalu merindu, aku menantimu meski aku tak tahu kapan kau kan kembali. rinduku selalu untukmu. Luv u SETIA
Posted at 02:09 pm by jhodi_lw
Permalink
Dec 9, 2007
Setia cintaku, gak tahu kenapa tiap kali ketemu kamu, ada berjuta perasaan singgah dihati. Inikah rasa cinta itu?!@# bingung, serba salah mo ngapain, gugup, sneng skaligus kaget, deg deg an, kadang sbel jg,,, kangen, wah pokoknya selangit deh!!@! bingung mo ngomong apa, sbel klo dia diem aja, sneng banget kalo dia dah ngomong, manis banget kalo lihat senyumnya,, wah.........aku sayang banget ma Setia..!@!.... Walaupun pertemuan itu cuma sbentar, tapi bayangan dia selalu membekas,,,,,..aachh i am Happy............. Gk tahu kenapa dari kemarin tuh inget dia terus.., kangen bangett.. sorenya ada kupu2 hinggap tepat di depanku, hmm kata orang itu pertanda akan ada tamu,., dan gak di sangka-sangka Setia datang, hadir untuku,,, Kaget banget, sneng banget,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, "Luv U Setia"...........................................
Posted at 02:56 pm by jhodi_lw
Permalink
Nov 11, 2007
Puji syukur kehadirat Allah swt, akhirnya semua yang aku harapkan dalam persahabatanku dengan Setia sudah membaik, setelah sekian lama kami berselisih, kami saling menyakiti, meskipun sudah berkali-kali aku minta maaf dan dia juga bilang maaf namun keadaan kami belumlah sebaik yang diharapkan, kami masih sungkan bahkan selama ini hanya aku yang selalu berusaha untuk mendekatkan silaturahmi, aku selalu mencoba memulai pembicaraan, aku yang selalu bertanya, dia gak pernah bertanya apapun seolah dia gak peduli, namun aku yakin jauh di lubuk hatinya dia masih peduli dan mau bersahat kembali. Seperti yang dia ucapkan dulu "semoga seiring berjalannya waktu aku bisa melupakan perselisihan ini, dan kita bisa bersahabat lagi". Kemarin tanggal 10 november 2007 baru pertama kalinya dia mau menyapa dan bertanya "ro gak kuliah ?!". kaget sekaligus seneng, akhirnya ............ langsung ku jawab dan ku teruskan pembicaraan akhirnya aku bisa ngobrol lagi dengannya, Ach sayangnya aku harus buru-buru pulang karena sudah ada yang nunggu tuk pulang bareng. i am happy................................................................ "AKU JANJI TAK AKAN KU SIA-SIAKAN LAGI PERSAHABATAN INI"
Posted at 10:04 am by jhodi_lw
Permalink
Nov 5, 2007
test udah lama gk nulis
Posted at 05:14 pm by jhodi_lw
Permalink
Jun 15, 2007
Perasaan 'Hati' gak bisa di bohongin, sampai saat ini aku masih mengharapkan dia untuk mencintaiku lagi, berbagi kasih. Dulu aku masih sangat kecil untuk menjalin cinta 'saat itu usiaku baru 13 tahun' dia cinta pertamaku. Aku masih lugu dan belum begitu mengerti bagaimana rasanya cinta itu, kami nyaman untuk jalan bareng, ngobrol 'curhat', gak ada rasa nafsu untuk berhubungan yg 'lebih'. sampai suatu ketika datang lelaki yang lebih dewasa pada hubungan kami, ini sungguh sangat mengganggu kami. dia jadi perbandinganku, jelas aja aku kalah. dia sudah sangat pengalaman dalam hal cinta sedang aku?!... Sejak saat itu hubungan kami jadi berantakan, sampai-sampai kata putus terlontar dari orang yang kusayangi. Jelas kecewa, sakit hati, ancurrrrr...
selang 2 tahun sendiri, hadir seorang gadis yang bisa luluhkan hatiku yang saat itu sudah membeku, sayang baru berjalan 3 bulan ternyata rasa cinaku hilang, ternyata perasaanku pada 'first love' muncul kembali, perasaanku selalu berkata dia akan kembali untuku... Dan sampai detik ini aku masih sangat mengharapkan dia, meski aku tahu kini dia tidak sendiri dan tentunya saat ini aku tak sendiri. Tp tetep hatiku cuma untuk dia...
Posted at 09:18 pm by jhodi_lw
Permalink
May 22, 2006
hati...maafkan aku ya... karena kesalahanku mencintai seseorang kamu jadi menderita. sungguh aku tak bermaksud untuk menyakitimu, yang kulakukan hanyalah mencoba mencari kebahagiaan yaitu dengan menjalin cinta, namun ternyata tak sesuai dengan harapan, aku telah salah jatuh cinta. cukuplah dia menjadi sahabat. karena mungkin dengan persahabatan kita akan jauh lebih mendapatkan kebahagiaan.
maafkan aku... hatiku...
Posted at 12:10 pm by jhodi_lw
Permalink
May 6, 2006
Mimpi Yang Takkan Terbeli
Gak tahu kenapa tiba-tiba di malam yang hening aku bermimpi, sungguh indah mimpi itu hingga aku tak bisa membayangkan akan bermimpi itu sebelumnya. dalam mimpiku "aku jalan-jalan kesuatu tempat tiba-tiba aku tersesat, karena lain hal sebagainya, aku mampir kesebuah rumah yang tak jauh dari jalan raya, tiba-tiba aku ditawari untuk singgah di sebuah rumah, karena saat itu hujan sangat deras sekali, aku diajak masuk kerumah itu . di rumah itu aku berjumpa dengan seorag ibu yang belum begitu tua persis seperti ibuku, kami berbincang-bincang kesana kemari, rupanya ibu itu amat ramah sekali, tak lupa segelas teh manispun disuguhkannya, dengan ditemani kue-kue kecil. sungguh sangat baik ibu itu, aku jadi teringat ibuku di rumah, tak lama kemudian hujanpun reda, namun kami tak di ijinkan untuk pulang, karena hari sudah semakin larut malam dan ibupun tahu bahwa kami tersesat. akupun ditawarinnya untuk menginap, "kebetulan ada kamar kosong, menginaplah disini", katanya. kamar itu kosong karena anakku sedang pergi bekerja untuk beberapa hari. ya, karena malam sudah semakin larut dan matakupun sudah lumayan ngantuk akupun tak ragu untuk menolaknya. dan akupun segera bergegas kekamar dengan ditemani si ibu itu. tak lama kemudian saat aku bebaring tiba-tiba aku melihat sebuah foto dan ternyata itu foto Temanku, aku bengong "ko bisa ya... aku tersesat dirumah Temanku". Tiba-tiba dari kejauhan aku mendengar suara motor berhenti dirumah itu, dan ada suara ketukan pintu, ibupun segera membukakannya, rupanya Temanku (anaknya si ibu) datang dari tempat kerjanya aku beriinisiatif untuk keluar dari kamar, "temanku bengong", aku hanya terdiam. tiba-tiba si ibu memanggilku dan memperkenalkannya sama aku, aku tersenyum, si ibu bengong. . .
kami sudah saling kenal Bu! Jawabku..
Tak lama kemudian kami duduk di kursi dan berbincang-bincang sangat akrab, tak lama kemudian karena mungkin sudah ngantuk si ibu pamit untuk tidur. namun aku dan Temanku masih ngobrol dengan akrab, seolah kami seperti sahabat yang sudah lama tak jumpa. Akrab dan penuh dengan canda. Padahal sebelumnya aku mengira temanku akan marah karena aku sudah lancang main kerumahnya, dan aku tahu selama ini dia sangat melarang aku untuk main kerumahnya. Ach ternyata sebaliknya, dia sangat baik sekali, sama seperti aku kenal pertama kali dengan dia. Selalu ada tawa dan canda tiap kali bicara. Aku senang bisa ngobrol lagi sama dia... karena sudah sekian lama kami ada konflik bathin.
Namun ...
Ach, , , sayang, tiba-tiba aku dibangunkan oleh teman kostku karena hari sudah menjelang siang. Rupanya itu semua hanya mimpi. . .
bangun tidur aku hanya terdiam bengong, kenapa ini hanya mimpi, sungguh aku sangat merindukan saat-saat seperti itu, Selama ini aku dan dia sudah lama tak saling bercakap-cakap akrab penuh tawa canda. Sobat aku kangen, aku rindu dengan suasana seperti itu, namun setiap aku memulai untuk berbincang-bincang sama kamu, yang aku rasakan kamu seolah menghindar. seolah tak mau lagi bicara sama aku. Sobat maukah kamu membuka hatimu untuk memaafkan aku, dan memulai membina kembali persahabatan kita, yang selama ini hancur oleh ego kita masing-masing. Sobat Mungkin dengan kita saling berbicara, saling mencurahkan hati kita, kita bisa merubah semua suasana ini. Aku yakin itu, asal kita saling mengingatkan kala kita salah, berbagi suka maupun duka. bukan saling membenci dan menjauh seolah tak ada masalah, bahkan kita sudah saling menyakiti hati kita masing-masing.
Aku sangat berharap…..kita bisa kembali menikmati persahabatn yang penuh makna. Tak ada yang lebih berharga di dunia ini selain persahabatan.
Posted at 11:45 pm by jhodi_lw
Permalink
Apr 1, 2006
ya... mungkin aku pernah menyakiti hatinya, , , , tapi tanpa dia sadari bahwa dia juga pernah menyakiti hatiku, , , hanya aku tak mau diantara kami ada permusuhan, , , namun akhir-akhir ini hatiku seringkali terluka olehnya, ketika aku tanya kenapa dia begitu teganya terus-menerus menyakitiku, dia hanya diam, kemudian aku paksa dia untuk menjawab, ya.. akhirnya dia menjawab dengan seurai kalimat kecil. "kau telah menyakiti hatiku" ya.. itulah jawaban dia, , , Astagfirullah maafkan aku kawan bila selama ini aku tak sadar atas kesalahanku padamu. maafkan aku...... maafkan aku....namun bolehkah aku tahu apa kesalahan dan bagaimana itu bisa terjadi? "ada ucapanmu menyinggung perasaanku" jawabnya.. Subhanallah, , , begitu besarkan kesalahanku sehingga tak bisa engkau maafkan kawan !!!,,, sampai-sampai kamu tega terus menerus menyakiti hatiku, jujur ...selama ini ada ucapan-ucapan kamu yang sering menyinggung perasaanku, tapi aku selalu memaafkannya dan tak mau menunjukannya padamu, aku tak mau ada permusuhan, dan sebenarnya sekarang ini juga aku tak mau mengungkapkannya, namun saat ini kamu terlalu sering dan aku tahu itu kamu sengaja untuk menyakitu hatiku, makanya aku utarakan sama kamu, ada apa sebenarnya hingga engak begitu tega, , , sikap kamu tak seperti biasanya,,, yang selalu ramah, , , kawan aku mohon maafkan aku, , , mungkin waktu itu aku khilaf, , , " sulit bagiku untuk memaafkan orang " jawabnya. astagfirullah kawan sekejam itukah engkau, membiarkan aku membawa dosaku sampai aku mati kelak. , Segala cara sudah aku lakukan agar dia memaafkan aku, Namun rupanya di masih tetap membenciku ,. . sekarang yang bisa aku lakukan hanyalah berserah diri kepada Allah SWT dengan terus berdo'a agar dia memaafkan aku, dan aku selalu memohon ampun kepada Allah atas semua dosa-dosa yang telah aku perbuat baik dengan yang disengaja maupun yang sama sekali tidak aku sengaja....
ya...Allah
ampunkanlah segala dosa-dosa hamba
hamba telah lalai terhadap perintahmu
hamba tak bisa menjaga lidah hamba
hingga ada orang yang terluka karna lisanku
ya... Allah
bukakanlah pintu hatinya untuk memaafkan hamba
hamba tak sadar atas kesalahan hamba sendiri
hamba sadar hamba salah
maafkanlah hamba ya..Allah....
hanya padaMu aku berserah diri...
bimbinglah hamba kejalanMu
agar tak ada yang aku sakiti lagi...
ya..Allah.. hamba mohon...
Posted at 01:52 pm by jhodi_lw
Permalink
sabar !!!
ya... hanya itu satu-satunya yang harus aku lakukan, setelah selama ini aku berusaha untuk melewati masalah hidup ini. seperti biasa yang selalu aku lakukan pabila usaha sudah aku lakukan sesuai dengan kemampuanku dan tak lupa selalu diiringi dengan do'a, setelah itu aku serahkan semuanya kembali kepada Allah SWT. karena aku sadar sebagai manusia yang mempunyai keterbatasan serta kelemahan untuk memaksakan semua yang kita inginkan. siapa seh yang mau hidupnya terus-terusan dirundung masalah, siapa seh yang mau hidupnya terus menerus miskin, ya inilah .....tidak selalu hidup ini seperti yang kita inginkan, masalah yang selalu datang menimpa kita sebaiknya dijadikan sebagai suatu pelajaran, kita harus bisa mengambil hikmah dari semua itu.
ya..... mungkin itu saja dulu, , , , insya Allah 'tar di sambung lagi !!!
Posted at 12:56 pm by jhodi_lw
Permalink
Feb 25, 2006
Seiring berjalannya waktu, bertambah pula usia kita, dan tak lupa pula masalah hidupun ikut bertambah, namun kita harus yakin, bahwa setiap masalah yang menimpa kita sudahlah ada batasan dan sesuai dengan takaran kemampuan kita untuk menyelesaikannya, dan yakinlah selalu setiap masalah pastilah ada penyelesaiannya, kita tak boleh menyerah dalam menghadapi masalah. kita harus bisa mengauasai setiap masalah yang ada. namun kita bisa mengambil hikmah dari setiap masalah yang muncul. hadapilah dengan penuh kesabaran dan tak lupa selalulah kita panjatkan do'a kepada Allah SWT pemilik alam semesta ini.
:Tidak Selalu Yang Terbaik Itu Terpilih Namun Yang Terpilih Pastilah Itu Yang Ternbaik.
Posted at 04:12 pm by jhodi_lw
Permalink
|
 |
 |
 |
 |
 |
 |
|
|